Kamis, 01 Desember 2011

Matematics in this World

Etimologi

Kata "matematika" berasal dari bahasa Yunani Kuno μάθημα (máthēma), yang berarti pengkajian, pembelajaran, ilmu, yang ruang lingkupnya menyempit, dan arti teknisnya menjadi "pengkajian matematika", bahkan demikian juga pada zaman kuno. Kata sifatnya adalah μαθηματικός (mathēmatikós), berkaitan dengan pengkajian, atau tekun belajar, yang lebih jauhnya berarti matematis. Secara khusus, μαθηματικὴ τέχνη (mathēmatikḗ tékhnē), di dalam bahasa Latin ars mathematica, berarti seni matematika.

Bentuk jamak sering dipakai di dalam bahasa Inggris, seperti juga di dalam bahasa Perancis les mathématiques (dan jarang digunakan sebagai turunan bentuk tunggal la mathématique), merujuk pada bentuk jamak bahasa Latin yang cenderung netral mathematica (Cicero), berdasarkan bentuk jamak bahasa Yunani τα μαθηματικά (ta mathēmatiká), yang dipakai Aristotle, yang terjemahan kasarnya berarti "segala hal yang matematis". Tetapi, di dalam bahasa Inggris, kata benda mathematics mengambil bentuk tunggal bila dipakai sebagai kata kerja. Di dalam ragam percakapan, matematika kerap kali disingkat sebagai math di Amerika Utara dan maths di tempat lain.

Persamaan dan Pertidaksamaan Linear 1 Variabel

Persamaan linear satu variabel adalah persamaan yang terdiri dari satu variabel dan pangkat terbesar dari variabel tersebut adalah satu.

1. Kalimat Terbuka
Kalimat terbuka adalah suatu kalimat yang belum dikatakan benar atau salah.
Contoh:





Jika variabel γ diganti dengan angka 7, maka hasilnya salah. Sebaliknya, jika variabel γ diganti dengan angka 8, maka hasilnya benar.


2. Persamaan Linear Satu Variabel
Telah dijelaskan bahwa persamaan linear satu variabel adalah persamaan yang terdiri dari satu variabel dan pangkat terbesar dari variabel tersebut adalah satu.


Contoh:






Kedua kalimat di atas disebut persamaan.
Persamaan adalah kalimat terbuka yang menyatakan hubungan = (sama dengan).


3. Penyelesaian persamaan linear satu variabel
Contoh:
Tentukan persamaan dari . 2x - 1 
                                      = 5 2x - 1 + 1 
                                      = 5 + 1 2x 
                                      = 6 x = 6 : 2 x 
                                      = 3

Tentukan persamaan dari . 2λ + 5
                                      = 5λ - 10 2λ + 5 - 5 
                                      = 5λ - 10 - 5 2λ 
                                      = 5λ - 15 15 = 5λ - 2λ 15 
                                      = 3λ λ = 15 : 3 λ 
                                      = 5


4. Pertidaksamaan Linear Satu Variabel
Pertidaksamaan linear satu variabel adalah pertidaksamaan yang memuat satu variabel dan pangkat terbesarnya adalah satu.
Pertidaksamaan linear satu variabel menggunakan tanda <, >, ≤, dan ≥.
Keterangan:
< kurang dari
> lebih dari
≤ kurang dari sama dengan
≥ lebih dari sama dengan


Contoh:
Tentukan penyelesaian dari pertidaksamaan dari
                                                                       =5x + 2 > 8 
                                                                       = 5x + 2 - 2 > 8 - 2 
                                                                       = 5x > 6 x > 6 : 5 x >

Selasa, 29 November 2011

English Lesson

Definition

Bahasa Inggris adalah sebuah bahasa yang berasal dari Inggris, merupakan bahasa utama di Britania Raya (termasuk Inggris), Amerika Serikat, serta banyak negara lainnya, dan termasuk rumpun bahasa Jermanik Barat. Bahasa ini berawal dari kombinasi antara beberapa bahasa lokal yang dipakai oleh orang-orang Norwegia, Denmark, dan Anglo-Saxon dari abad ke-6 sampai 10. Lalu pada tahun 1066 dengan ditaklukkan Inggris oleh William the Conqueror, sang penakluk dari Normandia, Perancis Utara, maka bahasa Inggris dengan sangat intensif mulai dipengaruhi bahasa Latin dan bahasa Perancis. Dari seluruh kosakata bahasa Inggris modern, diperkirakan ±50% berasal dari bahasa Perancis dan Latin.


How to Speak English on the Telephone:

1. Perkenalan

Awali semua percakapan telepon dengan memperkenalkan diri Anda: “Hello, this is Faqih Ekawardhani.”. Jika Anda menjawab telepon dan si penelepon tak memperkenalkan dirinya, Anda bisa bertanya: “May I ask who’s calling, please?”

2. Meminta berbicara dengan seseorang / Meminta sesuatu dengan sopan

Jika Anda menelepon untuk berbicara dengan orang tertentu, maka Anda bisa bertanya:
“May I speak to Mr. John Smith, please?”.
Jika Anda memiliki nomor tujuan atau nomor ekstensi, tapi tak tahu nama si orang yang dituju, maka Anda dapat bertanya:
“Could I have extension number 123?”
Tetapi, jika Anda menelepon dengan maksud tertentu, maka kalimat yang tepat adalah dengan menyampaikan maksud Anda dengan jelas:
“I’m calling to make a reservation.” Atau “I’m calling to book a ticket.”

3. Menahan dan Menyambungkan telepon orang lain

Bahasa telepon dalam bahasa Inggris untuk “tunggu sebentar” adalah “please hold”. Pada saat Anda akan disambungkan ke ekstensi lainnya, biasanya Anda akan mendengar: “Connecting your call…” atau “Please hold, I’ll transfer you…” Anda bisa mengucapkan hal yang sama jika Andalah yang harus menyambungkan telepon orang lain.

4. Meninggalkan pesan

Pada saat orang yang Anda telepon tak ada di tempat, bersiaplah untuk meninggalkan pesan. Untuk meninggalkan pesan, Anda bisa menggunakan voicemail (sistem perekam suara digital) atau sebuah answering machine (mesin penjawab telepon yang merekam pesan dalam kaset). Jika Anda berbicara kepada operator, maka mereka biasanya akan bertanya:
“Would you like to leave a message?”
Atau Anda bisa meminta langsung dengan bertanya:
“May I leave a message?”

5. Jangan lupa untuk meninggalkan nomor telepon jika Anda ingin dihubungi kembali.

6. Meminta untuk berbicara lebih lambat

Jika Anda tak mengerti perkataan lawan bicara dalam bahasa Inggris, maka berterus-teranglah. Segera utarakan dengan berkata:
“My English isn’t very good, could you please speak slowly?” atau
“My English isn’t very strong, could you please repeat one more time?”
Kebanyakan orang akan menghargai kejujuran Anda dan akan dengan senang hati mengulangi perkataan mereka.

7. Ingatlah untuk mencatat

Jika Anda gugup dalam menelepon menggunakan bahasa Inggris, sangat membantu untuk menyiapkan sebuah catatan. Catat dengan singkat apa yang ingin Anda katakan. Anda dapat menggunakannya untuk mengatur yang ada dipikiran Anda, dan sebagai panduan bila Anda merasa bingung pada saat Anda menelepon.

8. Selalu bersikap sopan walaupun lawan bicara tak dapat melihat Anda

Sangat penting untuk terdengar sopan di telepon. Gunakan kata-kata seperti, ‘please’ dan ‘could you’ pada saat meminta sesuatu. Ingatlah untuk selalu mengakhiri percakapan dengan ‘Thank you’ dan ‘Goodbye’!

Bahasa Indonesia = Bahasa Persatuan

Pengertian

    Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi Republik Indonesia dan bahasa persatuan bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia diresmikan penggunaannya setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, tepatnya sehari sesudahnya, bersamaan dengan mulai berlakunya konstitusi. Di Timor Leste, bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa kerja. 
    Dari sudut pandang Linguistik, bahasa Indonesia adalah salah satu dari banyak ragam bahasa Melayu. Dalam perkembangannya ia mengalami perubahan akibat penggunaanya sebagai bahasa kerja di lingkungan administrasi kolonial dan berbagai proses pembakuan sejak awal abad ke-20. Penamaan "Bahasa Indonesia" diawali sejak dicanangkannya Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928, untuk menghindari kesan "imperialisme bahasa" apabila nama bahasa Melayu tetap digunakan. Proses ini menyebabkan berbedanya Bahasa Indonesia saat ini dari varian bahasa Melayu yang digunakan di Riau maupun Semenanjung Malaya. Hingga saat ini, Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang hidup, yang terus menghasilkan kata-kata baru, baik melalui penciptaan maupun penyerapan dari bahasa daerah dan bahasa asing.

Fonologi dan tata bahasa Bahasa Indonesia dianggap relatif mudah. Dasar-dasar yang penting untuk komunikasi dasar dapat dipelajari hanya dalam kurun waktu beberapa minggu.


Sejarah

Masa lalu sebagai bahasa Melayu
    
Bahasa Indonesia adalah varian bahasa Melayu, sebuah bahasa Austronesia dari cabang bahasa-bahasa Sunda-Sulawesi, yang digunakan sebagai lingua franca di Nusantara kemungkinan sejak abad-abad awal penanggalan modern.

Aksara pertama dalam bahasa Melayu atau Jawi ditemukan di pesisir tenggara Pulau Sumatera, mengindikasikan bahwa bahasa ini menyebar ke berbagai tempat di Nusantara dari wilayah ini, berkat penggunaannya oleh Kerajaan Sriwijaya yang menguasai jalur perdagangan. Istilah Melayu atau sebutan bagi wilayahnya sebagai Malaya sendiri berasal dari Kerajaan Malayu yang bertempat di Batang Hari, Jambi, dimana diketahui bahasa Melayu yang digunakan di Jambi menggunakan dialek "o" sedangkan dikemudian hari bahasa dan dialek Melayu berkembang secara luas dan menjadi beragam.

Istilah Melayu atau Malayu berasal dari Kerajaan Malayu, sebuah kerajaan Hindu-Budha pada abad ke-7 di hulu sungai Batanghari, Jambi di pulau Sumatera, jadi secara geografis semula hanya mengacu kepada wilayah kerajaan tersebut yang merupakan sebagian dari wilayah pulau Sumatera. Dalam perkembangannya pemakaian istilah Melayu mencakup wilayah geografis yang lebih luas dari wilayah Kerajaan Malayu tersebut, mencakup negeri-negeri di pulau Sumatera sehingga pulau tersebut disebut juga Bumi Melayu seperti disebutkan dalam Kakawin Nagarakretagama.

Ibukota Kerajaan Melayu semakin mundur ke pedalaman karena serangan Sriwijaya dan masyarakatnya diaspora keluar Bumi Melayu, belakangan masyarakat pendukungnya yang mundur ke pedalaman berasimilasi ke dalam masyarakat Minangkabau menjadi klan Malayu (suku Melayu Minangkabau) yang merupakan salah satu marga di Sumatera Barat. Sriwijaya berpengaruh luas hingga ke Filipina membawa penyebaran Bahasa Melayu semakin meluas, tampak dalam prasasti Keping Tembaga Laguna.

Bahasa Melayu kuno yang berkembang di Bumi Melayu tersebut berlogat "o" seperti Melayu Jambi, Minangkabau, Kerinci, Palembang dan Bengkulu. Semenanjung Malaka dalam Nagarakretagama disebut Hujung Medini artinya Semenanjung Medini.


Penyempurnaan ejaan


Ejaan ini merupakan ejaan bahasa Melayu dengan huruf Latin. Charles Van Ophuijsen yang dibantu oleh Nawawi Soetan Ma’moer dan Moehammad Taib Soetan Ibrahim menyusun ejaan baru ini pada tahun 1896. Pedoman tata bahasa yang kemudian dikenal dengan nama ejaan van Ophuijsen itu resmi diakui pemerintah kolonial pada tahun 1901. Ciri-ciri dari ejaan ini yaitu:
Huruf ï untuk membedakan antara huruf i sebagai akhiran dan karenanya harus disuarakan tersendiri dengan diftong seperti mulaï dengan ramai. Juga digunakan untuk menulis huruf y seperti dalam Soerabaïa. 
Huruf j untuk menuliskan kata-kata jang, pajah, sajang, dsb. 
Huruf oe untuk menuliskan kata-kata goeroe, itoe, oemoer, dsb. 
Tanda diakritik, seperti koma ain dan tanda trema, untuk menuliskan kata-kata ma’moer, ’akal, ta’, pa’, dsb. 


Ejaan ini diresmikan pada tanggal 19 Maret 1947 menggantikan ejaan sebelumnya. Ejaan ini juga dikenal dengan nama ejaan Soewandi. Ciri-ciri ejaan ini yaitu:
Huruf oe diganti dengan u pada kata-kata guru, itu, umur, dsb. 
Bunyi hamzah dan bunyi sentak ditulis dengan k pada kata-kata tak, pak, rakjat, dsb. 
Kata ulang boleh ditulis dengan angka 2 seperti pada kanak2, ber-jalan2, ke-barat2-an. 
Awalan di- dan kata depan di kedua-duanya ditulis serangkai dengan kata yang mendampinginya. 


Konsep ejaan ini dikenal pada akhir tahun 1959. Karena perkembangan politik selama tahun-tahun berikutnya, diurungkanlah peresmian ejaan ini.


Ejaan ini diresmikan pemakaiannya pada tanggal 16 Agustus 1972 oleh Presiden Republik Indonesia. Peresmian itu berdasarkan Putusan Presiden No. 57, Tahun 1972. Dengan EYD, ejaan dua bahasa serumpun, yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Malaysia, semakin dibakukan.


Dialek dan ragam bahasa

Pada keadaannya bahasa Indonesia menumbuhkan banyak varian yaitu varian menurut pemakai yang disebut sebagai dialek dan varian menurut pemakaian yang disebut sebagai ragam bahasa.

Dialek dibedakan atas hal ihwal berikut:
Dialek regional, yaitu rupa-rupa bahasa yang digunakan di daerah tertentu sehingga ia membedakan bahasa yang digunakan di suatu daerah dengan bahasa yang digunakan di daerah yang lain meski mereka berasal dari eka bahasa. Oleh karena itu, dikenallah bahasa Melayu dialek Ambon, dialek Jakarta (Betawi), atau bahasa Melayu dialek Medan
Dialek sosial, yaitu dialek yang digunakan oleh kelompok masyarakat tertentu atau yang menandai tingkat masyarakat tertentu. Contohnya dialek wanita dan dialek remaja. 
Dialek temporal, yaitu dialek yang digunakan pada kurun waktu tertentu. Contohnya dialek Melayu zaman Sriwijaya dan dialek Melayu zaman Abdullah. 
Idiolek, yaitu keseluruhan ciri bahasa seseorang. Sekalipun kita semua berbahasa Indonesia, kita masing-masing memiliki ciri-ciri khas pribadi dalam pelafalan, tata bahasa, atau pilihan dan kekayaan kata. 

Ragam bahasa dalam bahasa Indonesia berjumlah sangat banyak dan tidak terhad. Maka itu, ia dibagi atas dasar pokok pembicaraan, perantara pembicaraan, dan hubungan antarpembicara.

Ragam bahasa menurut pokok pembicaraan meliputi:
ragam ilmiah
ragam sastra

Ragam bahasa menurut hubungan antarpembicara dibagi atas:
ragam lisan, terdiri dari:
ragam percakapan 
ragam pidato
ragam kuliah 
ragam panggung 
ragam tulis, terdiri dari:
ragam teknis 
ragam undang-undang 
ragam catatan 
ragam surat-menyurat 

Dalam kenyataannya, bahasa baku tidak dapat digunakan untuk segala keperluan, tetapi hanya untuk:
komunikasi resmi 
wacana teknis 
pembicaraan di depan khalayak ramai 
pembicaraan dengan orang yang dihormati 

Selain keempat penggunaan tersebut, dipakailah ragam bukan baku.